“Mungkin hanya dia?”

“benar dia, benar hanya dia…..

ku selalu menginginkannya belaian dari tangannya….

ku ingin kau tau isi hatiku…..

kaulah yang terakhir dalam hidupku….”  sepenggal lagu yang ku dengar mengingatkanku padanya yang saat ini dan sampai kapanpun akan selalu ku tunggu.

mungkin benar hanya dia yang mampu buat aku takut untuk tidak mengulang kesalahan yang selalu aku lakukan, dia mengerti aku, dia lindungi aku, dia sayangi aku bukan hanya sekedar tetapi benar-benar menjaga aku dengan tulus. aku tidak ingin melihatnya sedih karena aku, karena ulahku, sayang maafkan aku. aku sangat menyayangimu aku ingin  kamu yang selalu disampingku sampai aku mati, sayang kamu jadikan aku istimewa, kamu jadikan aku sebagai wanita yang paling bahagia karena cintamu, sayang kamu selalu buat hari-hari ku penuh dengan warna entah dengan tangisan kesedihan, kebahgiaan, kebingungan , dan sering kali kamu membuat aku menjadi tak tau apa yang harus aku lakukan dengan keadaan ku ini yang sekarang. sayang Aku merasakan ketulusan cinta mu saat kita bertemu, ku rasakan sayang yang belum pernah aku rasakan, ku rasakan perlindungan yang begitu amat terjaga, ku rasakan keyakinan yang begitu nyata, ku lihat itu dari semua tatapanmu, sikapmu, rasa takut kehilangan mu, cinta, sayang yang kamu tunjukan padaku… sayang aku ingin jadi milikmu.

created by: desy

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.